Fungsi Rumus Microsoft Excel Lengkap!! Update Dan Terbaru

Fungsi Rumus Microsoft Excel Lengkap!! – Microsoft Excel adalah perangkat lunak spreadsheet yang paling banyak digunakan di dunia. Perangkat lunak Excel digunakan oleh hampir semua profesi di bidang akuntansi dan keuangan, industri, statistik dan penelitian, dan banyak bidang lainnya.

Sebagai perangkat lunak spreadsheet, Microsoft Excel memiliki fungsi untuk mengelola data. Namun berbagai fungsi kini dapat digunakan di Microsoft Excel, seperti: B. diagram, grafik, perhitungan, tabel dan lain-lain.

Fungsi rumus Excel sangat beragam dan juga memiliki berbagai macam fungsi. Mulai dari Sum, Average, Hlookup, Vlookup hingga yang biasa digunakan di Excel. Selain itu, terlepas dari munculnya banyak perangkat lunak spreadsheet lainnya, Microsoft Excel tetap kokoh dan telah menjadi perangkat lunak spreadsheet standar. Selanjutnya, kita akan membahas fungsi rumus Excel-Microsoft sepenuhnya. Berikut ringkasannya.


SUM

Mungkin fungsi rumus Excel yang paling populer adalah rumus SUM. SUM MEMILIKI fungsi utama untuk mencari penjumlahan atau penjumlahan. Rumus SUM ini juga sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas dengan cepat.


AVERAGE

Fungsi utama dari rumus AVERAGE adalah untuk mencari nilai rata-rata suatu variabel. Tentu saja, menggunakan salah satu fungsi rumus Excel membuat pekerjaan lebih mudah.


AND

Rumus AND memiliki fungsi utama untuk mengembalikan nilai TRUE jika semua argumen yang diuji TRUE dan FALSE jika semua atau salah satu argumen tersebut FALSE.


NOT

Fungsi utama rumus NOT adalah kebalikan dari rumus AND, yang menghasilkan TRUE ketika kondisi yang diuji FALSE dan FALSE ketika kondisi yang diuji TRUE.


OR

Fungsi ini mengembalikan TRUE jika beberapa argumen TRUE dan FALSE jika semua argumen FALSE. Anda dapat menggunakan fungsi rumus Excel ini di rumah untuk mempermudah.


SINGLE IF

Fungsi IF ini mungkin salah satu fungsi rumus Excel yang paling banyak digunakan. Fungsi IF mengembalikan satu nilai jika kondisi yang dicentang adalah TRUE / FALSE dan nilai lain jika kondisi yang dicentang adalah FALSE / FALSE.


MULTI IF

Fungsi rumus Excel ini hampir identik dengan fungsi IF, tetapi diturunkan dari dua kondisi atau beberapa perintah dapat ditumpuk.


COUNTIF

Fungsi dari COUNTIF adalah untuk menghitung jumlah sel dalam suatu range dengan kriteria tertentu. Rumus yang paling umum adalah = COUNTIF (rentang, kriteria).


COUNTA

Fungsi COUNTA mengacu pada jumlah sel yang diisi. Misalnya dalam sebuah tabel terdapat 12 kolom dan kita ingin mengetahui berapa kolom atau sel yang sudah diisi.


FIND

Fungsi FIND digunakan untuk menemukan teks atau bagian tertentu dari teks (string karakter) dalam sel yang berisi teks panjang. Jika string ditemukan dalam teks, fungsi ini menampilkan posisi atau urutan karakter pertama dalam string.


 

HLOOKUP

Fungsi rumus Excel yang tidak kalah penting dan banyak digunakan adalah fungsi HLOOKUP. Fungsi HLOOKUP menampilkan data dari tabel yang disusun dalam format horizontal. Prasyarat untuk penyusunan tabel adalah data pada baris pertama berurutan dari kecil ke besar / menaik.


VLOOKUP

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari tabel yang disusun dalam format vertikal atau vertikal. Prasyaratnya adalah penataan tabel data pada baris pertama didasarkan pada urutan dari kecil ke besar / bertambah.


AREAS

Fungsi rumus Excel ini adalah untuk menampilkan jumlah range (range atau sel) dalam sebuah referensi (alamat cell atau range yang ditentukan).


CHOOSE

Sedangkan fungsi CHOOSE adalah untuk menampilkan hasil yang dipilih berdasarkan nomor indeks atau urutan pada suatu referensi (VALUE) yang berisi teks, angka, rumus, atau data range name.


MATCH

Fungsi MATCH menunjukkan posisi alamat sel yang telah ditentukan yang terdapat dalam kumpulan data.


INDEKS

Fungsi INDEX digunakan untuk mendapatkan atau mengembalikan nilai dari rentang atau tabel. Dengan kata lain, fungsi ini mengambil nilai tertentu dalam rentang atau di tabel sesuka kita. Indeks juga merupakan fungsi rumus Excel yang banyak digunakan.


Rumus DAY

Fungsi DAY adalah salah satu fungsi rumus Excel yang hari (dalam angka 1-31) dari tipe data DATE ditentukan.


Rumus MONTH

Fungsi MONTH digunakan untuk menentukan bulan (dalam angka 1-12) dari tipe data DATE.


Rumus YEAR

Fungsi YEAR digunakan untuk menentukan tahun (dalam angka 1900-9999) dari tipe data DATE.


Rumus DATE

Fungsi rumus Excel ini digunakan untuk mendapatkan tipe data DATE dengan memasukkan jumlah tahun, bulan, dan hari. Fungsi DATE adalah kebalikan dari fungsi DAY, MONTH, dan YEAR, yang mengekstrak bulan dan tahun dari tipe data DATE.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Fungsi Rumus Microsoft Excel Lengkap!! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang:

Apa Fungsi dari Kapasitor: Rumus, Contoh dan Tipenya? Update Dan Terbaru

Apa Fungsi dari Kapasitor: Rumus, Contoh dan Tipenya? – Tentunya untuk mengetahui apa itu kapasitor, anda harus tahu persis apa itu kapasitor, bukan? Nah, kapasitor adalah salah satu komponen elektronika dasar dan tergolong pasif, yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu singkat.

Nama Farad diambil dari nama pendirinya Michael Farady (1791-1867). Michael Farady adalah seorang ilmuwan dari Inggris. Namun unit Farad yang digunakan memiliki kapasitas yang sangat besar.

Oleh karena itu, satuan kapasitor yang biasa digunakan dalam elektronik rumah adalah satuan Farad, yang telah direduksi menjadi pikoFarad, MicroFarad, dan NanoFarad.

Untuk lebih jelasnya, Tabel Konversi Satuan Farad menggunakan:

  • 1 farad = 1.000.000 uF (mikro farad)
  • 1 uF = 1.000 nF (Nano Farad)
  • 1µF = 1.000.000 pF (pikofarad)
  • 1nF = 1.000 pF (pikofarad)

Kapasitor atau sering juga disebut kapasitor ini terdiri dari dua buah papan sirkuit tercetak yang biasanya terdiri dari isolator yaitu pemisah dan logam. Supaya kamu tidak penasaran, yuk baca artikel berikut ini baik-baik.


Fungsi Kapasitor

  • Sebagai Penyimpan Muatan Listrik

Tentunya inilah fungsi utama dari kapasitor. Banyak perangkat yang menggunakan kapasitor sebagai sumber tenaga seperti kipas angin, mobil, AC, dan lainnya.

Untuk memahami cara kerja kapasitor sebagai penyimpan muatan listrik, maka cukup mengetahui prinsip-prinsip fungsi kapasitor.


  • Sebagai Penyaring atau Filter

Fungsi kapasitor yang kedua adalah sebagai filter atau filter, biasa kita menyebutnya sebagai kapasitor filter. Bagaimana cara kerja kapasitor sebagai filter atau filter?

Filter umumnya digunakan untuk menghilangkan bagian sinyal yang tidak diinginkan. Dengan penyaringan, kita dapat memblokir frekuensi yang tidak diinginkan yang dipancarkan di dekat penerima radio (yaitu untuk mengurangi gangguan frekuensi radio yang dipancarkan).

Karena filter pemrosesan sinyal bereaksi terhadap frekuensi, ada berbagai jenis filter yang ditentukan oleh frekuensi pengaruhnya.

Kapasitor filter adalah kapasitor yang menyaring frekuensi atau rentang frekuensi tertentu dari suatu rangkaian. Biasanya, kapasitor menyaring sinyal frekuensi yang sangat rendah; Sinyal H. yang sangat dekat dengan 0 Hz dalam nilai frekuensi juga dikenal sebagai sinyal DC.

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor Filter

Cara kerja kapasitor filter didasarkan pada prinsip reaktansi kapasitif. Reaktansi kapasitif adalah bagaimana impedansi (atau resistansi) kapasitor berubah sehubungan dengan frekuensi sinyal yang melewatinya.

Yang harus Anda ketahui adalah bahwa resistor adalah perangkat non-reaktif, artinya resistor hanya memberikan resistansi yang sama untuk suatu sinyal terlepas dari frekuensi sinyalnya.

Artinya, misalnya, sinyal 1 Hz dan sinyal 100 kHz melewati resistor dengan resistansi yang sama. Frekuensi bukanlah faktor. Namun, kapasitor tidak seperti itu, mereka adalah perangkat reaktif di mana resistansi atau impedansinya bervariasi tergantung pada frekuensi sinyal yang melalui.

Kapasitor adalah komponen reaktif yang menawarkan resistansi lebih tinggi terhadap sinyal frekuensi rendah da


n, sebaliknya, resistansi rendah terhadap sinyal frekuensi lebih tinggi, berdasarkan rumus XC = 1 / 2πfc.

Ini berarti bahwa kapasitor dapat memberikan nilai impedansi yang berbeda untuk sinyal frekuensi yang berbeda dan dengan demikian secara efektif bertindak sebagai resistor dalam rangkaian.


  • Sebagai Penghubung Kopling

Fungsi kapasitor selanjutnya adalah kopling atau disebut juga sebagai kapasitor kopling. Kapasitor kopling adalah kapasitor yang digunakan untuk memasangkan atau menghubungkan dua rangkaian secara seri, dengan hanya sinyal AC yang melewati rangkaian. Kapasitor mencegah sinyal DC memasuki sirkuit kedua, sehingga hanya sinyal AC yang lewat.

Rutekan sinyal AC atau sinyal yang Anda inginkan dengan memblokir sinyal DC, seperti: B. pada sirkuit audio dan amplifier, sirkuit digital, sirkuit telekomunikasi, sirkuit filter dan crossover, serta sirkuit catu daya.

  • Sebagai Pengaman (Sekering)

Fungsi kapasitor selanjutnya adalah sebagai pengaman (sekring) kapasitor. Konsep kerja kapasitor sebagai pengaman adalah mendeteksi apakah terjadi beban berlebih atau terjadi korsleting. Kapasitor menginterupsi arus dari sumber listrik sehingga tidak terjadi lompatan listrik.

Fungsi kapasitor selanjutnya adalah catu daya. Catu daya kapasitor, juga dikenal sebagai pipet kapasitif, adalah jenis catu daya yang menggunakan kapasitor reaktansi kapasitif untuk mengurangi tegangan saluran ke tegangan yang lebih rendah.

Contoh alat yang menggunakan kapasitor catu daya sebagai sumber tenaga start adalah mobil. Pada mobil, komponen kapasitor berperan sebagai sumber tenaga awal, dimana kapasitor dapat menyalurkan tenaga listrik lebih cepat dari pada aki mobil.

Seperti diketahui, sistem distribusi tenaga baterai berjalan cukup lambat, sehingga peran kapasitor sangat penting disini.


Fungsi kapasitor selanjutnya adalah kapasitor yang disebut dengan riak halus atau lebih sering disebut kapasitor penghalus.

Kapasitor penghalus adalah kapasitor yang menghaluskan atau menghaluskan fluktuasi sinyal. Aplikasi yang paling umum digunakan sebagai kapasitor pemulusan adalah penyearah tegangan, yang memperbaiki rangkaian AC / tegangan menjadi DC / DC.

Tegangan suplai terkadang dapat memberikan tegangan yang sangat berfluktuasi, tidak teratur, dan tidak rata. Saat kita membutuhkan sinyal DC yang stabil, kapasitor pemulusan merupakan komponen yang tepat untuk memuluskan sinyal yang berfluktuasi dan membuatnya lebih stabil.


  • Sebagai Penyeimbang Penghantaran Listrikikan

Selanjutnya muncul fungsi kapasitor sebagai penyeimbang keluaran arus. Ada kalanya beberapa komponen tidak mendapatkan daya listrik yang cukup sehingga tidak dapat bekerja secara optimal. Oleh karena itu kapasitor disini berperan dalam menyeimbangkan pengiriman arus ke seluruh komponen agar dapat bekerja secara maksimal.


Fungsi kapasitor selanjutnya adalah sebagai penghemat energi. Terkadang suatu rangkaian tiba-tiba terputus karena kapasitor dapat menyalurkan energi listrik akibat arus tansien, mirip dengan aki yang pendek.

Fungsi kapasitor lainnya

  • Kapasitor sebagai penyambung listrik (penghantar), bila dipasang pada rangkaian arus bolak-balik, dapat melewatkan arus bolak-balik (AC) melalui
  • Kapasitor sebagai resistor arus (isolator) dapat mengganggu aliran arus searah jika dipasang pada rangkaian arus searah.
  • Kondensor bertindak sebagai bagian dari cahaya pendek pada lampu kilat kamera.
  • Kapasitor bertindak sebagai generator sinyal frekuensi di rangkaian antena
  • Kapasitor berperan sebagai penentu frekuensi pada rangkaian osilator.
  • Kapasitor berfungsi sebagai penghemat daya, misalnya kapasitor dibuat menjadi lampu fluoresen
  • Kapasitor bertindak sebagai pergeseran fasa

Disebut kapasitor kertas karena bahan dielektriknya terbuat dari kertas. Kapasitor jenis ini sudah lahir sejak generasi pertama, ketika tabung vakum masih digunakan pada saat itu. Kapasitor jenis ini jarang terjadi saat ini dan hampir tidak berfungsi. Ini bukan masalah saat memasang kapasitor ini karena tidak memiliki polaritas. Kapasitansi kapasitor jenis ini adalah 100 pF hingga 6800 pF.


Rumus kapasitor

Rumus kapasitor terdiri dari beberapa rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya muatan listrik yang dibangkitkan oleh kapasitor dan muatan listrik yang masuk. Berikut ini adalah beberapa rumus mengenai kapasitor dengan sambungan paralel, sambungan seri, dan sambungan kapasitor seri dan paralel yang satuan perhitungannya adalah farad (F). Rumus berikut disimpan dalam potongan kapasitor bermuatan listrik sebagai berikut:


Penjelasan:

  1. Q = muatan, satuannya coulumb
  2. C = kapasitansi dalam farad
  3. V = tegangan dalam volt
  4. (1 coulumb = 6,3 1018 elektron)

Kapasitor dapat berperan sebagai baterai karena tegangan tetap berada pada kapasitor meskipun tidak dihubungkan. Durasi tegangan bergantung pada kapasitansi dari kapasitor itu sendiri. Contoh rumus lain dalam rangkaian kapasitor:


  • Rumus untuk Kapasitor dengan Rangkaian Paralel

C total = C1 + C2 + C3

Pada rumus kapasitor diatas dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian kapasitor paralel tidak ada pembagian sama sekali untuk tegangan atau muatan listrik, semua tegangan pada setiap titik pada rangkaian kapasitor paralel mempunyai besaran yang sama, karena pada titik yang sama besarnya tegangan kapasitor paralel dihubungkan sedemikian rupa sehingga tidak ada yang mengalami perubahan yang signifikan.


  • Rumus untuk Kapasitor dengan Rangkaian Seri

1 / C total = 1 / C1 + 1 / C2 + 1 / C3

Pada rumus kapasitor dengan sambungan seri di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan setiap pengukuran kapasitor seri ini terdapat pembagian tegangan dari sumber tegangan ke setiap titik, yang digabungkan di bagian ujung dengan menambahkan tegangan dari masing-masing. titik itu terlihat persis seperti itu Total tegangan dari sumber tegangan.


  • Rangkaian Rumus Kapasitor Seri dan Paralel

C total = (C1 + C2) // C3

1 / CA = 1 / C1 + 1 / C2 (seri)

Pada rumus kapasitor di atas dengan sambungan seri dan paralel, dapat disimpulkan bahwa rangkaian jenis ini dapat dihitung dengan menggabungkan beberapa persamaan dilihat dari dua rumus kapasitor yaitu sambungan seri dan paralel. Dengan ini kita dapat mengetahui jumlah total kombinasi kedua jenis kapasitor ini.


Contoh dan Tipe Kapasitor

Tantalum Capacitor

Merupakan jenis kapasitor elektrolitik yang elektroda terbuat dari bahan tantalum. Komponen ini memiliki polaritas. Bagaimana Anda bisa membedakannya dengan mencari tanda + pada badan kapasitor? Tanda ini menunjukkan bahwa pin di bawah ini memiliki polaritas positif. Diharapkan bahwa kehati-hatian harus dilakukan saat memasang komponen karena tidak boleh terbalik. Sifat suhu dan frekuensi lebih baik daripada kapasitor elektrolitik yang terbuat dari aluminium.


Ceramic Capacitor

Kapasitor menggunakan asam titanic-barium sebagai dielektriknya. Karena komponen ini tidak dikonstruksi seperti kumparan, maka dapat digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Karakteristik respon frekuensi sangat perlu diperhatikan terutama pada saat kapasitor beroperasi pada frekuensi tinggi.

Untuk perhitungan respon frekuensi juga terdapat satuan faktor kualitas Q (faktor kualitas), yang tidak lain adalah 1 / DF. Biasanya digunakan untuk merutekan sinyal frekuensi radio ke ground. Kapasitor ini tidak cocok untuk rangkaian analog karena dapat mengubah bentuk sinyalnya. Jenis ini tidak memiliki polaritas dan hanya tersedia dengan nilai kapasitor yang sangat kecil.


Electrolytic Capacitor

Kelompok kapasitor elektrolitik terdiri dari kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan oksida logam. Elektroda kapasitor ini terbuat dari aluminium yang menggunakan membran oksidasi tipis. Secara umum kapasitor yang termasuk dalam golongan ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan – pada badannya. Karena karakteristik tersebut maka pengguna harus berhati-hati saat memasang pada rangkaian tersebut agar tidak terbalik. Jika polaritasnya dibalik, maka akan rusak bahkan “EXPLOSE”.

Untuk mendapatkan luas permukaan yang besar, material plat aluminium ini biasanya digulung secara radial. Dengan cara ini, kapasitor dengan kapasitas besar dapat diperoleh. Biasanya, kapasitor jenis ini digunakan pada rangkaian catu daya, filter low pass, dan rangkaian timing.

Kapasitor ini tidak dapat digunakan di sirkuit frekuensi tinggi. Biasanya tegangan kerja kapasitor dihitung dengan cara mengalikan tegangan suplai dengan 2. Misal kapasitor menerima catu daya dengan tegangan 5 volt, artinya kapasitor yang dipilih harus mempunyai tegangan kerja minimal 2 x 5 = 10 volt.


  • Multilayer Ceramic Capacitor

Multilayer Ceramic Capacitor

Bahan untuk kapasitor ini sama dengan bahan untuk kapasitor keramik. Perbedaannya terletak pada jumlah lapisan yang menyusun dielektrik tersebut. Pada jenis ini, dielektrik tersusun dalam banyak lapisan, atau biasa disebut dengan lapisan tebal 10 sampai 20 µm, dan pelat elektroda terbuat dari logam murni.

Ini juga kecil dan memiliki karakteristik suhu yang lebih baik daripada kapasitor keramik. Biasanya jenis ini digunakan untuk aplikasi atau untuk mentransmisikan frekuensi tinggi ke tan


Polyester Film Capacitor

Dielektrik pada kapasitor ini terdiri dari film poliester. Memiliki karakteristik suhu yang lebih baik daripada jenis kapasitor di atas. Dapat digunakan untuk frekuensi tinggi. Biasanya jenis ini digunakan untuk rangkaian frekuensi tinggi dan rangkaian analog. Kapasitor ini biasa disebut sebagai mylar dan memiliki toleransi ± 5% hingga ± 10%.


Polypropylene Capacitor

Kapasitor juga memiliki nilai toleransi yang lebih tinggi daripada kapasitor film poliester. Secara umum, nilai kapasitansi komponen ini tidak berubah ketika diletakkan dalam sistem jika frekuensi yang melaluinya kurang dari atau sama dengan 100 kHz.

Gambar di atas menunjukkan kapasitor polypropylene dengan toleransi ± 1%. Kapasitor jenis ini juga masih dalam pengembangan untuk menyediakan kapasitansi yang besar tapi kecil dan ringan, contohnya untuk aplikasi mobil listrik.


Kapasitor Mika

Jenis ini menggunakan mika sebagai bahan dielektrik. Kapasitor mika memiliki tingkat kestabilan yang tinggi karena koefisien temperatur yang rendah. Karena karakteristik frekuensinya sangat baik, kapasitor ini biasanya digunakan untuk rangkaian resonansi, filter frekuensi tinggi dan rangkaian tegangan tinggi, misalnya: pemancar radio yang menggunakan tabung transistor. Kapasitor mika tidak memiliki nilai kapasitansi yang tinggi dan harganya juga relatif tinggi.


  • Polystyrene Film Capacitor

Polystyrene Film Capacitor

Dielektrik kapasitor ini adalah film polistiren. Jenis ini tidak dapat digunakan untuk aplikasi yang menggunakan frekuensi tinggi karena memiliki struktur yang sama dengan kapasitor elektrolitik, yaitu mirip dengan kumparan. Kapasitor ini cocok untuk aplikasi pengaturan waktu dan penyaringan dengan frekuensi beberapa ratus kHz.

Komponen elektroda ini memiliki dua warna yaitu merah dan abu-abu. Elektroda merah memiliki elektroda tembaga, sedangkan elektroda abu-abu adalah aluminium foil.


  • Electric Double Capacitor (Super Capacitor)

Electric Double Capacitor (Super Capacitor)

Kapasitor jenis ini memiliki bahan dielektrik yang sama dengan kapasitor elektrolitik. Perbedaannya, bagaimanapun, adalah ukuran kapasitor lebih besar daripada kapasitor elektrolitik yang dijelaskan di atas. Biasanya memiliki satuan F. Kapasitor ini memiliki batas tegangan yang besar.

Karena kapasitor ini mempunyai batas tegangan dan bentuk yang lebih besar dari kapasitor lain maka disebut juga kapasitor super. Bentuk fisiknya bisa dilihat di atas. Pada Gambar 2.13, kapasitor memiliki ukuran 0,47 F. Kapasitor ini biasa digunakan untuk rangkaian catu daya.


Trimmer Capacitor

Selain keramik atau plastik, jenis kapasitor juga menggunakan bahan dielektrik. Nilai kapasitor dapat diubah dengan memutar sekrup di atas. Diharapkan pada saat memutar digunakan obeng khusus agar tidak menimbulkan efek kapasitansi antara obeng dan tangan.


Tuning Capacitor

Kapasitor ini disebut “varicons” di Jepang dan biasanya digunakan sebagai pemilih gelombang di radio. Dielektrik menggunakan udara. Nilai kapasitansi dapat diubah dengan memutar pegangan pada badan kapasitor ke kanan atau kiri.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Apa Fungsi dari Kapasitor: Rumus, Contoh dan Tipenya? semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang:

Pengertian 16 Tenses: Rumus, Contoh dan Macam Terlengkap! Update Dan Terbaru

Pengertian 16 Tenses: Rumus, Contoh dan Macam Terlengkap! –  Mempelajari rumus tenses bahasa inggris dengan lengkap adalah hal yang perlu dilakukan dalam proses belajar bahasa Inggris. Untuk mempelajari rumus tenses tersebut memang susah-susah gampang. Namun apabila kita mau berusaha, hal tersebut akan menjadi mudah bahkan menyenangkan.


Pengertian 16 Tenses

Tense merupakan wujud kata kerja pada bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan serta masa lalu) terjadinya suatu peristiwa.


Rumus Tenses

Rumus : Subject + Verb 1(s/es)

Fungsi : adalah untuk mengatakan fakta, kebiasaan atau kejadian yang terjadi pada saat ini.


Contoh Kalimat Simple Present Tense

  1. I swim every twice a month (saya berenang 2x dalam sebulan).
  2. Ziggy reads novel in the backyard. (Ziggy membaca novel di halaman belakang).
  3. I like korean movies and songs. (Saya suka film dan lagu korea).
  4. We speak sundanese at school (Kami berbicara bahasa sunda di sekolah).
  5. Nina goes to the market every twice a week. (nina pergi ke pasar 2x dalam seminggu).

Rumus : Subject + to be (am/are) + Verb-ing

Fungsi : Present Continuous Tense merupakan bentuk tenses yang menunjukan suatu tindakan yang masih berlangsung sekarang atau ketika pembicaraan itu sudah dimulai, dan belum berakhir ketika pembicaraan itu berlangsung.


Contoh Kalimat Present Continuous Tense

  1. yogi playing football in the home field (yogi bermain bola di lapangan eumah).
  2. My grandmother is cooking for dinner in the kitchen (nenekku memasak untuk makan malam di dapur).
  3. They are watching carton match on TV (Mereka sedang menonton kartun bola di TV).
  4. the day gets colder in march (hari semakin dingin di bulan maret).
  5. they are playing in their new room (mereka sedang bermain di kamar baru mereka).

Rumus : Subject + Have atau Has + Verb 3

Fungsi : adalah suatu tense yang dipakai untuk mencontohkan suatu aktivitas yang sudah dilakukan pada saat ini. Dikatakan Perfect karena aktivitas ini sudah terjadi dan sudah diselesaikan secara sempurna pada saat itu.


Contoh Kalimat Present Perfect Tense

  1. my son had been doing homework this afternoon. (anakku sudah mengerjakan pr tadi siang).
  2. The rain did not stop when I was on the road wanting to go to school. (Hujannya tidak berhenti saat aku masih dijalan ingin pergi ke sekolah).
  3. I told you not to cry my sister. (Aku sudah memberitahumu untuk jangan tangisi adikku).
  4. I came late to see you because I didn’t read your message (Aku datang terlambat untuk menemuimu karena aku tidak membaca pesandarimu).
  5. The thief had run away before the girl realized her wallet had been taken. (Pencuri itu sudah lari sebelum gadis itu menyadari dompetnya sudah di ambil).

  • PRESENT PERFECT CONTINUOUS TENSE

Rumus : Subject + have atau has + been + Verb-ing

Fungsi : Present Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan aktivitas yang telah dimulai di masa lalu serta masih berlanjut sampai sekarang ini, ataupun yang sudah berakhir di masa lalu.


Contoh Kalimat Present Perfect Continuous Tense

  1. Today, it has been raining for two hours (Hari ini sudah sedang hujan selama dua jam).
  2. I have been studying German for two years (Saya sudah sedang belajar bahasa jerman selama dua tahun).
  3. I’ve been watching the cinema for three hours (aku sudah sedang menonton bioskop selama tiga jam).
  4. they have been playing tennis since they were six years old. (mereka sudah bermain tenis sejak berumur enam tahun).
  5. I amhave been smoking since me was on high school. (saya sudah sedang merokok sejak saya berada di SMA).

Rumus : Subject + Verb-2

Fungsi : Simple Past Tense berfungsi untuk menjelaskan kejadian atau aktivitas yang terjadi di masa lalu.


Contoh Kalimat Simple Past Tense

  1. they brought you boeka when you were in the hospital last day (mereka membawakanmu boeka ketika kamu di rumah sakit tuuh hari yang lalu).
  2. The thief walked through the window to steal your clothes (maling itu berjalan melewati jendela untuk mencuri pakayanmu).
  3. my lover left four hours ago (kekasihku pergi empat jam yang lalu).
  4. my father went to bali a month ago (ayahku pergi ke bali sebulan yang lalu).
  5. my mother fed my sister this morning, now my sister is sleeping (ibuku memberi makan adikku pagi ini, sekarang adikku sedang tidur).

Rumus : Subject + was + V-ing

Fungsi : Past Continuous Tense digunakan untuk menunjukkan aktivitas yang berlangsung di masa lalu.


Contoh Kalimat Past Continuous Tense

  1. she cried when I came last week (dia menangis saat aku datang minggu kemarin).
  2. I was watching TV when you knocked on my door (Aku sedang menonton tv ketika kau mengetuk pintuku).
  3. The uncle was smoking when he was carrying his child (paman itu sedang merokok ketika dia menggendong anaknya).
  4. We were watching TV when the sun began to set (Kami sedang menonton tv ketika matahari mulai terbenam).
  5. I went to play when my parents were out of town (Aku pergi bermain ketika orang tuaku sedang pergi ke luar kota).

Rumus : Subject + had + Verb 3

Fungsi : Untuk menyatakan suatu aktivitas yang sudah terjadi di masa lalu.


Contoh Kalimat Past Perfect Tense

  1. my mother cooked food before she went to trade. (ibuku sudah memasak makanan sebelum dia pergi berdagang).
  2. I gave everything to you but you left me that easy. (Aku sudah memberikan segalanya untukmu tapi kau meninggalkanku semudah itu).
  3. The audience applauded after I gave a very good performance. (Para penonton bertepuk tangan setelah sang artis memberikan penampilan yang sangat cantik).
  4. Have you lived in Jakarta before you lived in Lampung?? (Sudahkah kalian tinggal di jakarta sebelum kaliaj tinggal dilampung?).
  5. how long have you been using my car when I was gone? (sudah berapa lama kamu menggunakan mobilku disaat aku pergi?).

  • PAST PERFECT CONTINUOUS TENSE

Rumus : Subject+Had+been dan +Verb ing

Fungsi : Past Perfect Continuous Tense adalah tense yang menunjukkan sebuah aktifitas yang telah terjadi di masa lalu dan masih berlangsung di waktu tertentu di masa lalu juga.


Contoh Kalimat Past Perfect Tense

  1. Yogi had been waiting for his meal for an hour until he got fainted. (Yogi sudah menunggu makan siangnya selama sejam sampai akhirnya dia pingsan).
  2. my sister has been playing games since I went to school. (kakak perempuanku telah bermain game sejak aku pergi ke sekolah).
  3. my brother has been sleeping since I went to the market (kakakku sudah tertidur sejak aku pergi ke pasar).
  4. my uncle had netted in the lake for four hours before he returned home. (pamanku sudah menjaring di danau selama empat jam sebelum dia pulang ke rumah).
  5. I have read that comic for two weeks before you buy a new one. (saya sudah membaca komik itu selama dua minggu sebelum kamu membeli yang baru).

Rumus : Subject + will + Verb-1

Fungsi : Simple Future Tense untuk menyatakan sebuah aktivitas yang terjadi di masa depan atau masih berupa rencana.


Contoh Kalimat Simple Future Tense

  1. Later I will always make you happy. (Kelak aku akan selalu membuatmu bahagia ).
  2. Ria will move to another job close to her home. (Ria akan pindah ke kerja lain yang dekat dengan rumahnya).
  3. Astri will sing at the concert tonight (Astri akan bernyanyi di konser nanti malam)
  4. My sister will cook dinner at grandma’s place (Kakak perempuanku akan memasak makan malam di tempat nenek).
  5. King Salman will go to Bali for vacation. (Raja Salman akan pergi ke bali untuk berlibur).

Rumus : Subject + will + be dan + Verb-ing.

Fungsi : Future Continuous Tense untuk menyatakan sebuah aktifitas yang sedang berlangsung di masa depan.


Contoh Kalimat Future Continuous Tense

  1. Yuni will come to your house when she has finished her homework at 10 o’clock. (Yuni akan datang ke rumahmu ketika dia sudah menyelesikan pekerjaan rumahnya pada jam 10).
  2. Yogi and his friends will visit Randy’s house for a week. (Yogi serta kawan-kawannya akan mengunjungi rumah randi selama seminggu).
  3. I will eat 2 plates.. (Aku akan makan 2 piring. tolong jangan ganggu aku.).
  4. I will work as a director at the ultra milk factory for four years. (aku akan bekerja sebagai delektur dipabrik ultra milk selama empat tahun).
  5. Ziggy will study German Literature next month. (Ziggy akan belajar Sastra jerman  bulan depan).

Rumus : Subject+Will+Have dan+ Verb-3

Fungsi : Future Perfect Tense adalah sebuah tense yang digunakan untuk menunjukan aktifitas yang telah selesai di masa depan.


Contoh Kalimat Future Perfect Tense

  1. I will be married in January next year (saya akan sudah menikah di bulan januari tahun depan).
  2. Food delivery will be here in 15 minutes. (Pengantar makanan akan sudah smpai disini 15 menit lagi).
  3. Mery will have cleaned the bathroom when she finished her homework. (Meri akan telah membersihkan kamara mandi ketika mery menyelesaikan PRnya).
  4. My boyfriend will have stayed for two days (Pacarku akan telah meginap untuk dua hari).
  5. Grandfather will have breakfast in the morning (Kakek akan telah sarapan di pagi hari).

  • FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE

Rumus :  Subject + will + have + been dan+ verb ing.

Fungsi : Future Perfect Continuous Tense adalah sebuah tense yang menunjukkan sebuah aktifitas yang sedang berlangsung dengan rentang waktu tertentu di masa depan.


Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense

  1. Next month my father will have been living in Germany (bulan depan ayahku akan telah sedang tinggal di jerman).
  2. Reni will have been playing the game when he gets home. (Reni akan telah sedang bermain game ketika dia tiba di rumah).
  3. I would have been carrying a motorbike all Sunday night. (Aku akan telah sedang membawa motor di sepanjang minggu malam).
  4. I would have been waiting for you Saturday night (aku akan sudah menantimu malam minggu).
  5. Uncle will have been working for SSH director for 4 years (Paman akan sudah sedang bekerja delektur SSH 4tahun).

Rumus :  Subject + Would dan + Verb 1

Fungsi : Past Future Tense untuk mengungkapkan sebuah keinginan yang tidak terwujud. Dikatakan Past Future karena si pelaku ini akan melakukan sesuatu di masa depan tapi gagal karena sesuatu di masa lalu.


Contoh Kalimat Past Future Tense

  1. I will visit you if I know that you are waiting for me. (Aku akan mengunjungimu bila tahu bahwa kamu menungguku).
  2. I would watch the Iwan Fals concert if I knew the guest star was Randi Martin. (Aku akan menonton konser iwan fals jika aku tahu bintang tamunya adalah Randi martin).
  3. my sister would buy a lot of oranges if she found out that my mom really liked it. (kakakku akan membeli banyak jeruk bila mengetahui ibuku sangat menyukainya).
  4. I will visit you Japan if I have a lot of money. (aku akan mengunjungimu jepang bila aku mempunyai banyak uang).
  5. I would go to the concert, If I was not sick today. (Aku akan pergi ke konser, jika aku tidak sakit hari ini).

  • PAST FUTURE CONTINUOUS TENSE

Rumus : Subject + would + be dan + verbing

Fungsi : Past Future Continuous Tense adalahsebuah tense yang akan serta sedang berlangsung di masa lalu. Jadi aktivitas yang akan di lakukan di masa depan tidak jadi dilakukan karena suatu hal di masa lampau.


Contoh Kalimat Past Future Continuous Tense

  1. My sister will be the champion, if she practices more. (Kakakku akan menjadi juara, bila dia lebih banyak berlatih).
  2. my sister won’t be angry if she drinks milk. (adikku tidak akan marah jika dia minum susu).
  3. my cousin will buy ice cream if you come home. (sepupuku akan membelikan es cream jika kamu datang ke rumah).
  4. I would ride the motorbike to get here, but the gas ran out. (Aku akan naik sepedah motor untuk kesini, tapi bensinnya habis).
  5. I will pick you up if I have a car. (aku akan menjemputmu bila aku ada mobil).

  • PAST FUTURE PERFECT TENSE

Rumus : Subject+would+have dan+ Verb3

Fungsi : Past Future Perfect Tense menyatakan sebuah kejadian yang akan terjadi dan sudah selesai di masa lalu. Maka kejadian akan dilakukan tidak jadi dilakukan di masa lalu karena suatu hal, atau bisa juga hanya sebatas angan-angan semata.


Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense

  1. my uncle would have drank, a bad drink, if I hadn’t told him. (pamanku akan telah meminum, miuman yang tidak enak, jika aku tidak memberitahunya).
  2. my father would have been very fond of this food, if he was still here. (ayahku akan telah sangat menyukai makanan ini, jika dia masih disini).
  3. the dog will give birth, if he does not die while pregnant. (anjingku akan melahirkan, jika dia tidak mati saat hamil).
  4. Yogi will have completed his report on time if he does not go out to the market to buy clothes. (Yogi akan telah menyelesaikan laporannya tepat waktu jika dia tidak pergi keluar kepasar untuk membeli baju).
  5. we would have learned Japanese well if we hadn’t been kicked out of college. (kami akan telah mempelajari bahasa jepag dengan baik jika kami tidak dikeluarkan dari kuliah).

  • PAST FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE

Rumus : Subject+would+have+been dan+ verbing

Fungsi : Past Future Perfect Continuous untuk menunjukkan sebuah aktifitas yang sedang akan terjadi dan masih berlanjut di masa lampau. Past Future Perfect Continuous Tenseinipun  menggunakan keterangan waktulalu serta memiliki durasi tertentu yang menunjukkan suatu aktivitas sedang berlangsung dari suatu masa ke suatu masa.


Macam-macam Tenses

Bentuk tenses yang perlu kita ketahui sebanyak 16 macam, yaitu simple present tense, present continous tense, present perfect tense, present perfect continous tense, simple past tense, past continous tense, past perfect tense, past perfect continous tense, simple future tense, future continous tense, future perfect tense, future perfect continous tense, past future tense, past future continous tense, past future perfect tense, past future perfect continous tense. Lebih jelasnya, perhatikan tabel di bawah ini:


 Digunakan untuk mengilustrasikan peristiwa yang terjadi saat ini.


 Digunakan untuk menjelaskan kejadian yang sedang terjadi sekarang atau sesuatu yang direncanakan di masa yang akan datang.


 Digunakan untuk mengungkapkan peristiwa masa lalu yang sudah tidak terjadi atau peristiwa tersebut berlanjut hingga sekarang.


  • Present Perfect Continuous Tense

 Digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian yang sudah selesai di masa lalu atau masih berlanjut hingga sekarang.


Digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian yang sudah terjadi di masa lampau.


Digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa di masa lalu dan sedang berlangsung pada waktu lampau.


 Digunakan untuk menerangkan bahwa kejadian tersebut telah selesai dilakukan di masa lampau sebelum terjadi kejadian yang lainnya.


  • Past Perfect Continuous Tense

Digunakan untuk menerangkan bahwa suatu peristiwa sudah selesai dilakukan berdasarkan waktu tertentu di masa lalu.


Digunakan untuk mengungkapkan suatu peristiwa yang akan terjadi di masa yang akan datang, baik yang sudah terencana atau dilakukan secara sepontan.


Digunakan untuk menjelaskan tentang peristiwa yang akan sedang terjadi di masa mendatang.


Digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian yang awalnya dilakukan dari masa lampau dan di masa mendatang akan selesai.


  • Future Perfect Continuous Tense

Digunakan untuk mengemukakan suatu kegiatan berdasarkan waktu tertentu yang akan berlangsung di masa mendatang.


Menjelaskan kejadian di masa lampau yang digunakan untuk merencanakan sesuatu, membuat suatu prediksi di masa yang akan datang.


  • Past Future Continuous Tense

Digunakan untuk membicarakan suatu kegiatan pernah terjadi di masa lalu dan sedang berlangsung di masa depan.


  • Past Future Perfect Tense

Digunakan untuk membicarakan suatu kegiatan di masa mendatang yang telah akan dilakukan.


  • Past Future Perfect Continuous Tense

Digunakan untuk menerangkan kejadian yang telah dilakukan, akan dilakukan, atau sedang berlangsung di masa lalu.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Pengertian 16 Tenses: Rumus, Contoh dan Macam Terlengkap! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: